Articles

STIMULASI TUMBUH KEMBANG ANAK SEJAK USIA DINI

Jumat, 01 April 2016 11:07 WIB administrator Share


Upaya membangun manusia seutuhnya antara lain diselenggarakan melalui upaya kesehatan anak yang dilakukan sedini mungkin sejak anak masih di dalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupannya yang bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal baik fisik, mental, emosional, maupun sosial serta memiliki intelegensi majemuk sesuai dengan potensi genetiknya.

Berbeda dengan otak orang dewasa, atak anak dibawah lima tahun lebih plastis. Plastisitas otak pada balita mempunyai sisi positif dan negatif. Sisi positifnya otak balita lebih terbuka untuk proses pembelajaran dan pengkayaan, sisi negatifnya otak balita lebih peka terhadap lingkungan, utamanya lingkungan yang tidak mendukung seperti asupan gizi yang tidak adekwat, kurang stimulasi dan tidak mendapat pelayanan kesehatan yang memadai. Oleh karena masa lima tahun pertama kehidupan merupakan masa yang sangat peka dan tidak dapat diulang lagi, maka masa balita disebut sebagai “masa keemasan” (golden period), “jendela kesempatan” (window of opportunity), “masa kritis” (critical period).

Jumlah balita di Indonesia sangat besar yaitu 10 persen dari seluruh populasi. Untuk itu perlunya pembinaan tumbuh kembang anak secara komperhensif dan berkualitas yang dilakukan melalui ‘stimulasi, deteksi dan intervensi dini”. Stimulasi merupakan rangsangan  yang diberikan orang tua kepada anaknya dalam rangka meningkatkan kemapuan anak untuk memasuki tahapan selanjutnya.
 

Tahapan perkembangan anak yang harus dicapai saat usia 2 – 4 tahun :

  1. Anak sudah mampu jalan naik tangga sendiri
  2. Anak dapat bermain dan menendang bola bola kecil
  3. Mencoret-coret pensil pada kertas
  4. Bicara dengan baik, menggunakan 2 kata
  5. Dapat menunjuk 1 atau lebih bagian tubuhnya ketika diminta
  6. Melihat gambar dan dapat menyebut dengan benar nama 2 benda atau lebih
  7. Membantu memungut mainan nya sendiri atau membantu mengangkat piring jika diminta
  8. Makan nasi sendiri tanpa banyak tumpah
  9. Melepas pakaian sendiri
  10. Mendengarkan cerita
  11. Mengenakan sepatu sendiri
  12. Mengenal 2-4 warna

Tahapan perkembangan yang harus dicapai saat anak usia 4-5 tahun :

  1. Berdiri 1 kaki 6detik
  2. Melompat-lompat 1 kaki
  3. Menari
  4. Mengambar tanda silang, lingkaran, orang dengan 3 bagisan tubuh
  5. Mengancing baju atau pakaian boneka
  6. Menyebut nama lengkap tanpa dibantu
  7. Senang menyebut kata-kata baru
  8. Senang bertanya tentang sesuatu
  9. Menjawab pertanyan dengan kata-kata yang benar
  10. Bicaranya mudah dimengerti
  11. Menyebut angka, menghitung jari
  12. Berpakaian sendiri tanpa dibantu
  13. Menggososk gigi tanpa dibantu
  14. Bereaski tenang dan tidak rewel ketika ditinggal ibu

Tahapan perkembangan yang harus dicapai saat anak usia 5-6 tahun :

  1. Berjalan lurus
  2. Berdiri dengan satu kaki selama 11 detik
  3. Menggambar dengan 6 bagian, menggambar orang lengkap
  4. Menggambar segi 4
  5. Mengerti arti lawan kata
  6. Mengerti pembicaraan yang menggunakan 7kata atau lebih
  7. Menjawab pertanyaan tentang benda terbuat dari apa dan kegunaan nya
  8. Mengenal angka, bisa menghitung 5-10
  9. Mengenal warna-warni
  10. Mengungkapkan simpati
  11. Mengikuti aturan bermain
  12. Berpakaian sendiri tanpa dibantu

Beberapa gangguan Tumbuh-Kembang yang sering ditemukan pada usia dini:

  1. Gangguan bicara dan bahasa

Kemampuan berbahasa merupakan indikator seluruh perkembangan anak. Karena kemampuan berbahasa sensitif terhadap keterlambatan atau kerusakan pada sistem lainnya, sebab melibatkan kemampuan kognitif, motor, psikologis, emosi dan gangguan lingkungan sekitar ana

      2.  Cerebral palsy

Merupakan suatu kelainan gerakan dan postur tubuh yang tidak progresif, yang disebabkan oleh karena suatu kerusakan/gangguanpada sel-sel motorik pada susunan saraf pusat yang sedang tumbuh/belum selesai pertumbuhannya

      3.  Sindrom down

Anak dengan sindrom down adalah individu yang dapat dikenal dari fenotipnya dan mempunyai kecerdasan yang terbatas, yang terjadi akibat adanya jumlah kromosom 21 yang berlebih

      4.  Perawakan pendek

Merupakan suatu terminologi mengenai tinggi badan yang berada dibawah persentil 3 atau -2 SD pada kurva pertumbuhan yang berlaku pada populasi tersebut

      5.  Gangguan autisme

Merupakan gangguan perkembangan pervasif pada anak yang gejalanya muncul sebelum anak berumur 3 tahun. Pervasif meliputi seluruh aspek perkembangan sehingga gangguan tersebut sangat luas dan berat, yang mempengaruhi anak secara mendalam.

      6.  Retardasi mental

Suatu kondisi yang ditandai dengan intelegensia yang rendah (IQ < 70) yang menyebabkan ketidak mampuan individu untuk belajar dan beradabtasi terhadap tuntutan masyarakat atas kemampuan yang dianggap normal.

      7.  Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH)

Merupakan gangguan anak mengalami kesulitan untuk memusatkan perhatian yang sering kali disertai dengan hiperaktivitas.

 

Stimulasi (latihan yang harus dilakukan) pada anak umur 2-4 tahun

Kemampuan gerak kasar

Kemampuan gerak halus

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan

Dorongan agar anak mau memanjat, berlari, melompat, melatih keseimbangan badan dan bermain bola.

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan

Dorong agar anak mau bermain puzzle, balok-balok, memasukkan benda yang satu kedalam benda lain, dan menggambar

  1. Latihan menghadapi rintangan

Ajak anak bermain “ular naga” merangkak di kolong meja, berjinjit mengelilingi kursi, melompat di atas bantal dll

  1. Membuat gambar tempelan

Bantu anak memotong gambar-gambar dari majalah dengan gunting untuk anak-anak

  1. Melompat jauh

Usahakan agar anak melompat jauh dengan kedua kakinya bersamaan.

  1. Memilih dan mengelompokan benda-benda menurut jenis nya

Berikan kepada anak bermacam-macam benda, misalnya : uang logam, berbagai jenis kancing. Minta anak mengelompokkan menurut jenisnya.

  1. Melempar dan menangkap

Tunjukan kepada anak cara melempar sebuah bola besar ke arah anda.

  1. Mencocokan gambar dan benda

Tunjukan kepada anak cara mencocokkan gambar bola dengan sebuah bola yang sesungguhnya.

  1.  Konsep jumlah

Tunjukkan kepada anak cara mengelompokkan benda dalam jumlah satu-satu, du, tiga dan sebagainya

 

Kemampuan  bicara dan bahasa

Kemampuan bersosialisasi dan kemandirian

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan
  • Bacakan buku cerita anak
  • Dorong agar anak mau bercerita apa yang dilihatnya baik dari buku maupun ketika jalan-jalan
  • Bantu anak dalam menyari acara tv
  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan
  • Bujuk dan tenangkan ketika anak kecewa dengan cara memeluk dan berbicara kepadanya
  • Sering-sering ajak anak pergi keluar mengunjungi tempat bermain, toko, kebun binatang
  • Ajak anak membersihkan tubuhnya ketika kotor, kemudian mengelapnya dengan bantuan anda sedikit mungkin
  1. Menyebut nama lengkap anak
  1. Melatih buang air kecil dan buang air besar di kamar mandi/wc
  1. Bercerita tentang diri anak
  1. Berdandan

Biarkan anak berdandan menggunakan pakaian dewasa yang sudah tua, memilih sendiri baju yg akan dipakainya.

  1. Menyatakan suatu keadaan benda

 

 

Stimulasi ( latihan yang harus diberikan ) pada anak 3-4 tahun

 

Kemampuan gerak kasar

Kemampuan gerak halus

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan :

Dorong anak berlari, melompat, berdiri di atas satu kaki, memanjat, bermain bola, mengendarai sepeda roda tiga.

  1.  Stimulasi yang perlu dilanjutkan :

Bermain puzzle yang lebih sulit, menyusun balok-balok, menggambar gambar yang lebih sulit

  1. Menangkap bola
  1. Memotong
  1. Berjalan mengikuti garis lurus
  1. Menempel gambar
  1. Melompat
  1. Menjahit
  1. Melempar benda-benda kecil ke atas
  1. Menggambar/menulis
  1. Menirukan binatang berjalan

Tunjukkan kepada anak cara binatang berjalan, misal anjing berjalan dengan kedua kaki dan tangan.

  1. Menghitung

Letakan sejumlah kacang dalam mangkuk. Ajari anak menhitung kacang dan letakan kacang tersebut ke tempat lain.

 

Kemampuan berbicara dan bahasa

Kemampuan bersosialisasi dan kemandirian

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan
  • Bacakan buku cerita anak.
  • Nyayikan lagu dan bacakan sajak-sajak untuk anal
  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan
  • Bujuk dan tenangkan anak ketika anak kecewa
  • Dorong agar anak mau mengutarakan perasaannya
  1. Berbicara dengan baik
  1. Mengancingkan kancing tarik
  1. Bercerita mengenai dirinya

Buat anak mau bercerita mengenai dirinya, hobynya atau mengenai anda

  1. Makan pakai sendok garpu
  1. Mengenal huruf
  1. Memasak

Biarkan anak anda membantu memasak seperti mengukur dan menimbang.

  1. Mencuci tangan dan kaki
  1. Menentukan batasan

Bantu anak anda dalam membuat keputusab dengan cara anda menentukan batasannya dengan menawarkan pilihan.

 

Stimulasi ( latihan yang harus dilakukan ) pada anak 4-5 tahun

 

Kemampuan gerak kasar

Kemampuan gerak halus

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan :

Dorong anak main bola, lari lompat, jalan ke atas papan

  1. Stimulasi yang perlu dilanjutkan

Ajak anak bermain puzzle, menggambar, menghitung, dan menempel gambar

  1. Lomba karung
  1. Menggambar
  1. Main engklek
  1. Mencocokkan dan menghitung
  1. Melompati tali
  1. Menggunting
  1. Membandingkan besar kecil, banyak sedikit, berat dan ringan